Sebagai seorang pendidik, kadang kita merasa "gemas" dengan tingkah laku murid yang nakal, kurang displin, serta semaunya sendiri. Mereka tidak sepenuhnya salah karena memang mereka butuh bimbingan dan sentuhan dari para orang tua, guru dengan penuh kasih sayang. Tidak akan ada kata menyerah dalam kamus para mendidik untuk membimbing murid-muridnya hingga mencapai sebuah keberhasilan yang gemilang.
Salah satu buku yang menginspirasi dan patut kita baca agar lebih memahami karakteristik para muridnya adalah buku "Totto-chan" Gadis Cilik di Jendela karya Tetsuko Kuroyanagi. Buku ini mengisahkan seorang gadis cilik yang dianggap nakal oleh Ibu Gurunya, padahal gadis cilik tersebut hanya punya rasa ingin tahu yang amat besar. Karena sudah tak tahan lagi akhirnya Totto-chan di keluarkan dari sekolahnya.
Setelah mengalami peristiwa tersebut, akhirnya Ibu Totto-chan mendaftarkannya ke Tomoe Gakuen. Totto-chan girang sekali, d sekolah itu para murid belajar di gerbong kereta api yang dijadikan kelas. Di sekolah tersebut, para siswa juga diberi kebebasan untuk mengubah urutan pelajaran sesuai dengan keinginan mereka. Sekolah tersebut begitu unik sehingga Totto-chan pun kerasan.
Tanpa disadarinya ia tidak hanya belajar fisika, menggambar, musik, bahasa, dll. Ia juga telah mendapatkan pelajaran berharga tentang persahabatan, rasa hormat dan saling menghargai, serta kebebasan untuk menjadi diri sendiri.
Buku ini memang layak kita baca untuk menambah wasasan dan intropeksi diri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar